Pria Spanyol 93 Tahun Bangun Katedral Megah Seorang Diri Selama 50 Tahun

Pria Spanyol 93 Tahun Bangun Katedral Megah Seorang Diri Selama 50 Tahun

anekaberita.web.id – Pria Spanyol 93 Tahun Bangun Katedral Megah Seorang Diri Selama 50 Tahun, Pria berusia 93 tahun ini telah menghabiskan setengah abad hidupnya untuk membangun sebuah katedral di Mejorada del Campo, sebuah kota kecil di pinggiran Madrid, Spanyol.

Dilansir MailOnline, Don Justo membangun katedral nan artistik yang muncul di acara George Clarke’s Amazing Spaces itu seorang diri, dengan keterampilan pertukangan dan desain arsitektur yang dipelajari secara otodidak.

Bangunan epik itu terdiri dari sebuah kompleks labirin beranda, koridor, dan ruangan-ruangan luas. Memang butuh waktu yang sangat lama untuk membangun satu detail saja. Kubah katedral misalnya. Butuh waktu tiga puluh tahun untuk membangun struktur setinggi 40 meter tersebut.

Baca juga : Peternakan di Italia Budidayakan Ayam Petelur di Hutan

Kesabaran dan kerja keras Don Justo memang mengagumkan. Namun yang lebih mencengangkan lagi adalah kenyataan bahwa pria bertubuh kecil itu hanya membekali diri dengan material bekas dan perencanaan di dalam kepala saja.

“Tidak ada rancang bangunnya, aku tidak suka membuang waktu,” jawabnya ketika arsitek TV George bertanya apakah dia menyusun rancang bangun katedral. “Semua itu ada di kepalaku. Ini semua tentang ukuran, proporsi, dan harmoni.”

“Semua orang mengatakannya, aku belum mempelajari apa pun,” kata Don Justo. “Aku tahunya cuma lakukan, bekerja, bekerja, bekerja. Begitulah saya menyelesaikan semuanya. Begitulah hidup ini.”

Katedral Don Justo tidak pernah memiliki anggaran, karena sang arsitek menjalankan proyek pembangunan dengan warisan miliknya yang tak seberapa dan bantuan dari warga yang bersimpati.

Selama bertahun-tahun, dia telah menggunakan bahan daur ulang untuk membantu membangun proyek. Misalnya saja potongan marmer, beton, dan potongan kaca. Sementara warga menyumbangkan karya seni milik mereka. Kadang ada pula sumbangan batu bata dari para pekerja konstruksi setempat.

Netizen pun terkagum-kagum atas pencapaian Don Justo. Mereka memuji dirinya sebagai Michaelangelo di zaman modern. Walaupun begitu dia tak ingin mendapatkan pujian apa pun.

“Aku tidak ingin dipuji, itu untuk para matador dan pemain bola saja,” kata Don Justo. “Bagiku orang Kristen yang baik harus rendah hati.”

Related posts