Polisi Tangkap Penjambret Handphone Gitaris Band Tipe-x

Polisi-Tangkap-Penjambret-Handphone-Gitaris-Band-Tipe-x

anekaberita – Berikut adalah ulasan terbaru dari kami mengenai Polisi Tangkap Penjambret Handphone Gitaris Band Tipe-x. Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku penjambretan handphone di Kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Peristiwa ini terjadi pada 26 Januari 2020, korban merupakan seorang publik figur, yakni gitaris anggota band Tipe-x.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya berhasil menangkap satu pelaku penjambretan dan satu orang penadah barang curian tersebut.

“Spesialis pelaku berhasil kita amankan, ada dua yang pertama adalah RK ini pelaku spesialis jambret handphone,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/2).

Tipe-X

1. Incar korban yang sedang menggunakan handphone di jalan atau di atas motor

Pelaku menjalankan aksinya dengan mengincar korban yang sedang menggunakan handphone di pinggir jalan, di atas motor, atau yang sedang berada di tempat sepi. Dengan menggunakan sepeda motor dan berboncengan, pelaku merebut handphone dari tangan korban dan tancap gas, sehingga korban kaget dan secara spontan korban melepas hadnphone miliknya.

“Modusnya sama yang terjadi kemarin diamankan di sekitar Jalan Sudirman, ada ibu-ibu yang jalan motor sambil main handphone ditarik, ini juga sama,” kata Yusri.

2. Polisi baru tangkap satu dari dua pelaku

Pelaku mengaku sudah menjambret sebanyak lima kali. Dari dua pelaku, polisi baru berhasil menangkap satu orang yakni pelaku berinisial RFK.

RFK diketahui berperan sebagai perampas handphone. Sedangkan pelaku lainnya yang mengendarai motor masih dicari.

Baca Juga : Fraksi Demokrat Kembali Membahas RUU Ciptaker

3. Pelaku diancam hukuman 9 tahun penjara

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone dan satu unit sepeda motor. Pelaku penjambretan dikenakan pasal pencurian dengan kekerasan dan  sebagai pemberatan dari yang diatur dalam Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Sedangkan untuk penadah dijerat oleh hukuman dengan Pasal 480 KUHP.

“Kita gunakan untuk penadahnya adalah Pasal 480, kemudian pelakunya kita kenakan Pasal 365, ancaman hukumannya 9 tahun penjara,” ujar Yusri.

Jadi kalian harus hati-hati ya guys kalau sedang dijalan menggunakan Handphone, Terimakasih sudah membaca ! 🙂

Related posts