Pilkada 2020: PDIP Gunakan Strategi Menangkan Jokowi

anekaberita – Berikut merupakan ulasan tentang PDIP gunakan strategi untuk memenangkan Presiden Jokowi, dan bagaimana jalannya caerita tersebut. Silahkan simak ulasan berikut ini.

PDIP-gunakan-strategi-menangkan-jokowi-2020

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan bahwa strategi gotong-royong PDI Perjuangan yang dipraktekkan dan saat memenangkan Jokowi dalam Pilgub Jakarta 2012 akan diulang pada Pilkada 2020.

“Waktu itu modal pertama kali Pak Jokowi maju disurvei itu 3,8 persen. Kemudian 6 bulan sebelum pilkada elektabilitas 8 persen, yang kenal cuma 15 persen, tetapi PDI Perjuangan luar biasa melakukan gotong royong politik, semua infrastruktur partai dikerahkan,” kata Burhanuddin saat dihubungi, Minggu (23/08/2020).

1. PDIP gotong-royong hingga ke pinggir Jakarta

Burhanuddin memandang PDIP juga mengerahkan gerakannya ke pinggiran Jakarta. Bahkan, PDIP mengganggap kemenangan Jokowi bukan urusan personal, melainkan pertaruhan atau ujian martabat.

“Akhirnya setiap bulan ada kenaikan dan Pak Jokowi, saya ingat tidak pernah menyalahkan survei, kalaupun toh surveinya itu tidak memberikan kabar baik, dia terima dan bekerja untuk mengubah hasil survei itu telah  menjadi kemenangan. Mental semacam ini harus ditiru oleh semua calon yang diusung PDIP,” kata dia.

Baca Juga : Bu Sri Mulyani Mengaku Sering Jadi Korban Berita Clickbait

2. PDIP mengawal Paslonnya hingga menjabat

Burhanuddin mencontohkan banyak kepada  kepala daerah yang dimenangkan justru oleh sistem PDIP. Contoh-contoh itu banyak dan  menonjol di Jawa Tengah di mana basis massa PDIP sangat kuat.

“Jadi umumnya partai, setelah memberikan rekomendasi, kemudian perannya hilang tenggelam. Tetapi komitmen PDIP bukan sekadar meminang tetapi juga dapat  meyakinkan bahwa calon yang diusung itu menang dan dikawal proses pemenangannya hingga sampai pada proses cover endingnya,” kata Burhanuddin.

3. PDIP paling siap menghadapi Pilkada

Sementara itu, para pengamat politik Universitas Al-azhar Indonesia, Ujang Komarudin, mengatakan dari segi kesiapan dalam menghadapi Pilkada, sejauh ini PDIP masih yang paling siap ketimbang dari partai-partai lain.

“Mereka (PDIP) lebih siap kelihatannya dibandingkan partai partai lain yang memang dalam konteks konsolidasi dan lain-lain masih belum muncul, masih belum kelihatan saat ini,” ujarnya.

 

Related posts