Mata Uang Paling Aneh Di Dunia

uang

Anekaberita.web.id -Sahabat anekaberita.web.id kali ini kita akan membahas keanehan – keanehan di dunia ini yang tidak kita ketahui tentang mata uang dari setiap negara. Mata uang yang akan di jelaskan di sini pasti tidak akan perna ada dalam pikiran anda namun mata uang ini ada di dunia dan di pakai negara tersebut untuk melakukan transaksi jual beli dengan uang tersebut. Apahak anda penasaran seperti apa uang dan berasal dari negara mana mari lihat ulasan anekaberita.web.id yang berikut ini.

Banyak jenis uang yang tidak pernah Anda bayangkan tetapi ternyata ada dan digunakan secara umum. Mulai dari koin yang bisa Anda makan hingga uang yang tidak bisa Anda lipat dan letakkan di dompet Anda.

Hungaria

Pada 1964, Hungaria mengalami hiperinflasi yang membuat pemerintahnya menerbitkan mata uang dengan nominal terbesar di dunia. Hingga saat ini rekor denominasi mata uang dunia masih dipegang Hungaria senilai 100 juta miliar Pengo.

Republik Demokratik Kongo

Zaire atau yang sekarang dikenal dengan nama Republik Demokratik Kongo ternyata memiliki gagasan mata uang yang terbilang tak biasa. Saat rezim oposisi berhasli menggulingkan Joseph Mobututu pada 1997, pemerintah baru kesulitan dana untuk merancang dan mencetak mata uang baru.

Sebagai solusinya, seluruh mata uang 20 ribu zaire yang kala itu bergambar Mobututu diubah. Wajah Mobututu dihilangkan dari seluruh mata uang tersebut.

Baca juga : Peternakan di Italia Budidayakan Ayam Petelur di Hutan

Jerman

Anda tentu tak pernah membayangkan uang yang terbuat dari kayu. Tapi mata uang buatan kayu tersebut pernah beredar di Jerman guna membangun kembali ekonominya usai Perang Dunia I. Kala itu, masyarakat Jerman mencetak mata uang darurat dari kayu dan alumunium foil hingga Reichsbank pulih.

Rusia

Pada abad pertengahan, Rusia ternyata pernah menggunakan kulit tupai sebagai mata uang resmi. Umumnya, tak hanya kulit saja, tapi moncong, cakar dan telingannya juga digunakan sebagai kembalian.

Negara-negara di Afrika Timur

Garam merupakan salah satu bentuk pembayaran tertua di dunia. Saat belum mengenal uang, negara-negara di Afrika Timur secara luas menggunakan garam sebagai mata uang.

Penjual akan menjilat blok garam untuk memastikan garam tersebut asli. Setelah itu garam tersebut akan dibagi beberapa bagian untuk dijadikan sebagai kembalian.

Related posts