Masa Depan Wujud Manusia Lebih Menakutkan

Masa Depan Wujud Manusia Lebih Menakutkan

Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Masa Depan Wujud Manusia Lebih Menakutkam. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Masa Depan Wujud Manusia Lebih Menakutkan

Ilmuwan sudah sering banget memperingatkan kita akan dampak berbahaya dari teknologi. Hobi duduk berlama-lama di depan komputer misalnya, tanpa diimbangi dengan gaya hidup sehat, kebiasaan itu justru bisa memicu penyakit serius. Bermain ponsel sebelum tidur juga nggak kalah berbahaya, mata bisa rusak, otak akan mengalami kelelahan, dan kita juga berpotensi kena gangguan saraf.

Walau sudah diberi “spoiler” mengerikan seperti di atas, tapi kita tetap aja bebal, bahkan menganggap semua itu cuma omong kosong belaka. Mungkin karena belum mengalami sendiri, mengingat kebanyakan dampaknya memang bersifat jangka panjang. Kalau kamu masih aja skeptis sama dampak berbahaya dari teknologi, coba intip prediksi sekelompok ilmuwan di bawah ini. Mereka sampai menciptakan penampakan 3D tubuh manusia tahun 2100 mendatang lo! Bentuknya benar-benar mengerikan, banyak bagian tubuh manusia masa depan yang berubah drastis!

Mindy diciptakan untuk memberi gambaran kita akan bagaimana kira-kira bentuk manusia di masa mendatang, tepatnya tahun 2100. Mindy dibuat dengan skenario bahwa manusia hidup lekat bersama teknologi. Dari membuka mata sampai menutup mata lagi, tubuh kita hampir tak bisa lepas dari teknologi. Kondisi ini menurut prediksi ilmuwan akan mampu mengubah bentuk tubuh manusia di masa depan.Punggung yang bungkuk diperoleh dari aktivitas duduk berjam-jam di depan komputer atau pandangan yang tak bisa lepas dari handphone. Aktivitas itu juga bisa menyebabkan otot leher seperti melebar karena upaya ekstra menopang beban kepala. Tangan juga membentuk cakar karena kebiasaan menggenggam gadget sepanjang hari.

Bentuk adaptasi lain yang bisa dibaca lewat wujud Mindy adalah penebalan tengkorak karena tubuh berusaha melindungi otak dari radiasi frekuensi radio yang terpancar lewat smartphone. Radiasi ini juga dipercaya bisa memicu sejumlah penyakit serius. Berkebalikan dengan tengkorak, ukuran otak justru akan mengecil akibat gaya hidup yang tidak aktif. Ilmuwan percaya kalau semakin manusia malas bergerak, malas berpikir, atau mengasah otak, maka kapasitas otak akan menyusut.Yang nggak kalah ngeri, menurut ilmuwan, mata manusia juga akan turut beradaptasi dengan membentuk semacam lapisan kelopak kedua! Fungsinya untuk menyaring cahaya berlebihan yang dipancarkan perangkat teknologi. Lapisan tipis itu juga dapat menghalangi cahaya biru masuk ke mata, kecuali panjang gelombang tinggi lain seperti hijau, kuning, atau merah.

Baca Juga : Perhatikan Hal Ini Sebelum Ikut Cashless Society

Semua kondisi di atas, meski sifatnya hanya prediksi namun tetap nggak menutup kemungkinan bisa beneran terjadi. Soalnya ilmuwan juga nggak asal prediksi aja, melainkan mereka juga menggunakan teori-teori tertentu untuk melandasinya. Harapannya sih kita bisa mulai menerapkan gaya hidup yang lebih sehat dengan bijak menggunakan teknologi, bukan serta merta melepas teknologi dari hidup kita kok. Jadi jika pekerjaan kalian menuntut untuk terus memakai perangkat teknologi, coba seimbangkan dengan gaya hidup sehat seperti mengatur pola makan, waktu istirahat, serta rutin berolahraga ya…

Related posts