Korban Banjir Hajar Anies

Korban Banjir Hajar Anies

anekaberita.web.id Banyak yang menjadi korban kebrutalan banjir di 2020 ,entah apa yang gubernur DKI Jakarta lakukan untuk melawan banjir ini.Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Korban Banjir Hajar Anies. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Korban Banjir Hajar Anies

Mantan staf Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kini menjadi Anggota DPRD DKI Fraksi PDI Perjuangan Ima Mahdiah meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk cepat menangani banjir. Hal utama yang perlu diperhatikan ialah banjir di rumah sakit di Jakarta.Dari pemantauan di lapangan, kata Ima, ada beberapa rumah sakit yang tergenang banjir hari ini. Banjir di rumah sakit, kata Ima, adalah kondisi pertama kali yang terjadi Jakarta.”Baru di zaman Pak Anies rumah sakit kebanjiran, di antaranya RSCM, RS Husada di Mangga Besar, RS Dharma Nugraha di Rawamangun, dan beberapa titik akses jalan ke RS juga tergenang banjir seperti di Omni Hospital Pulomas,” kata Ima ,Selasa (25/2).

Ima menjelaskan banjir di rumah sakit menyebabkan pelayanan medis kepada warga menjadi terganggu.”Kasihan mereka yang ingin berobat terutama pasien gawat darurat. Pasien yang di rumah sakit terdampak juga bisa secepatnya mendapatkan pertolongan,” jelas dia.Dalam pernyatannya, Ima mengkritik bahwa banjir di rumah sakit tidak pernah terjadi di Jakarta. Dalam dua bulan terakhir, banjir sudah terjadi empat hingga lima kali sbobet indonesia dengan penanganan yang dinilai buruk.”Oleh sebab itu penangan banjir kali ini dinilai sangat buruk dan menimbulkan dampak kerugian yang tidak sedikit. Ini harap menjadi perhatian,” tegas dia.Terakhir, Ima menegaskan bahwa PDIP setuju agar dewan membentuk panitia khusus (pansus) soal banjir. Pansus perlu dibentuk karena Anies dianggap tidak memprioritaskan banjir dalam program kerjanya.

“Benar, kami di DPRD sudah berkonsolidasi menggulirkan Pansus Banjir ini, semoga bisa dibedah dan ketemu penyebab kenapa banjir kali ini sangat buruk penanganannya,” tegas dia.Sementara, Anies Baswedan enggan berkomentar mengenai kritik persoalan banjir di masa kepemimpinannya.”Cukup ya,” kata Anies saat dikonfirmasi.Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Justin Adrian mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait banjir. Menurutnya, selama ini Anies selalu bekerja cepat menyukseskan gelaran Formula E, selain kerap mengunggah foto beberapa titik di Jakarta yang sudah dipoles, dalam akun pribadi Instagram.

Hal ini, kata Justin, berbanding terbalik ketika Jakarta dilanda banjir. Menurutnya, Anies justru tidak bisa menjelaskan persoalan banjir. Belum ada komentar dari Anies Baswedan tentang kritik PSI tersebut.Melalui akun Instagram @Aniesbaswedan, Anies mengunggah video. Dalam video itu, Anies meminta masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk mendatangi kelurahan terdekat, atau kata Anies, silakan kontak #JakartaSiaga112.”Di akun medsos, Pak Anies semangat banget posting foto-foto JPO cantik dibubuhi kata-kata mutiara. Lalu untuk Formula E juga beliau bekerja serba cepat, sampai nabrak banyak aturan,” kata Justin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/2).”Tapi untuk banjir, beliau malah bungkam,” lanjut dia.

Justin menilai kebijakan Anies selama ini belum memprioritaskan penanganan banjir. Hal ini terlihat dari banyaknya kebijakan Anies yang mengarah pada acara yang bersifat festival dan menonjolkan ‘kecantikan’ semata.Ia pun menilai acara-acara tersebut bakal dipakai untuk kepentingan 2024 tanpa mempertimbangkan kebutuhan warga. Salah satunya perhelatan Formula E yang menghabiskan dana triliunan rupiah.”Masalah banjir terang-benderang di depan mata, tapi sepertinya Pak Anies dan para pendukungnya menganggap banjir bukan masalah penting. ‘Tanpa harus bersusah payah mengatasi banjir, elektabilitas sudah tinggi,’ mungkin gitu mikirnya,” jelas Justin.Menurut Justin, harusnya Anies membuktikan kinerjanya terlebih dahulu terutama soal banjir baru mengurusi acara yang bersifat festival.Beberapa waktu terakhir Anies memang kerap mengunggah sejumlah foto terkait langit Jakarta berwarna biru dengan tulisan ‘Wajah Baru Jakarta 2020’.Di dalamnya terdapat foto-foto JPO di Jakarta, Ruang Terbuka Hijau serta foto trotoar yang baru saja direvitalisasi Anies. Selang beberapa waktu, Anies juga mengunggah terkait tinjauan banjir di Ibu Kota.Dalam unggahan tersebut Anies meminta masyarakat menghubungi call center 112 dan Kelurahan terdekat untuk mendapatkan bantuan. Banjir hari ini setidaknya berdampak pada 290 RW, sementara 3.565 warga mengungsi.Saat ditemui di kawasan Pintu Air Manggarai, Jakarta, Anies tak menjelaskan ketika ditanya soal banjir besar yang melanda Jakarta sekal awal Januari 2020.”Sekarang kami fokus ke penanganan, karena cuaca seperti ini masih akan terjadi beberapa waktu ke depan,” ujar Anies.

Baca Juga : Kasus Baru Virus Corona Di Korea Selatan

Universitas Borobudur menjadi salah satu tempat pengungsian warga yang rumahnya terendam banjir di Kalimalang, Jakarta Timur, Selasa (25/2). Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah menyatakan bahwa untuk sementara warga di evakuasi ke tempat tersebut.”Masih direkap karena pengungsian itu kan tersebar ada yang memang sudah di titik yang biasa seperti Universitas Borobudur, ada juga di masjid sekitar,” , Selasa (25/2).

Di kampus tersebut, kata Irmansyah, setidaknya ada 20 orang yang mengungsi. Namun Irmansyah mengaku belum bisa memberikan jumlah keseluruhan pengungsi.”Belum masih sementara rekap nanti ada laporan baru. Mungkin nanti sore kita rekap,” kata dia.Irmansyah menyatakan pihaknya sedang fokus dalam menyiapkan logistik para pengungsi. Dinas Sosial menyebut sudah menyiapkan makanan yang bisa diberikan kepada para pengungsi.Terakhir, Irmansyah mengungkapkan warga juga mungkin menginap di sejumlah GOR (Gelanggang Olahraga Remaja). Namun ia belum tahu titik mana saja yang dijadikan tempat pengungsian.”Ya mungkin ada juga tapi kita belum monitor persisnya saya belum tau di mana,” kata dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan siang tadi sudah mengecek pintu air Karet yang sempat ditetapkan siaga 1. Dalam kunjungannya, Anies memastikan luapan air di kawasan tersebut sudah surut.Belakangan Anies menyebut ada 290 RW yang terendam banjir di Jakarta. Jika butuh bantuan, Anies menyarankan warga untuk menghubungi call center 112 atau kelurahan terdekat untuk mendapatkan tindak lanjut.Anies juga memastikan semua jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikerahkan untuk menangani banjir. Anies membatalkan semua agenda rapat demi fokus menangani daerah terdampak banjir.”Semua sumber daya kami lakukan, kami siapkan untuk terjun. Semua kegiatan Pemprov difokuskan ke lapangan. Pertemuan, rapat, semuanya batal, semuanya turun ke lapangan,” kata Anies.

Related posts