Bahaya Makan Mie Instan Mentah

Bahaya Makan Mie Instan Mentah

Anekaberita.web.id – Mie instan adalah makanan utama bagi banyak orang tanpa mengetahui usia mereka. Orang-orang muda dan orang tua, dari siswa TK hingga mereka yang telah bekerja, pasti akan menyukai banyak mie instan. Tak sedikit juga yang merasa malas memasak mie instan. Rasanya seperti air untuk merebus mie, dan menunggu sampai mie matang menghabiskan waktu dan membuat lapar sangat tidak sabar. Akibatnya, banyak yang makan mie masih mentah atau meremasnya dan mencampurkannya dengan rendaman.

Rasanya memang tetap enak. Tapi, tahukah Anda kalau mengkonsumsi mie instan mentah bisa sangat berbahaya untuk kesehatan? Pasalnya, mengonsumsi mie mentah dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan hal-hal berikut.

Diabetes
Mengonsumsi mie instan mentah setiap hari dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Jika terus menerus mengonsumsinya tanpa proses perebusan maka akan memicu munculnya penyakit diabetes karena mi instan mengandung kadar gula yang tinggi.

Tekanan darah tinggi
Kandungan garam yang tinggi pada mi instan dapat menyebabkan tekanan darah dalam tubuh meningkat. Kondisi tersebut disebabkan oleh kandungan garam, lemak, dan minyak, yang dapat bergabung dan membentuk gumpalan yang dapat menghalangi aliran darah.

Kegemukan atau obesitas
Seseorang yang gemar mengonsumsi mi instan dalam keadaan mentah pada malam hari maka kemungkinan besar akan mengalami kegemukan dengan cepat karena di dalam mi instan terkandung karbohidrat dan lemak tinggi.

Luka pada usus
Zat pengawet dan garam yang ada pada mi instan yang dimakan dalam keadaan mentah dan dilakukan setiap hari atau jangka panjang dapat menyebabkan dinding usus luka dan teriritasi, yang nantinya dapat menurunkan kualitas kinerja usus.

Baca juga : Bahaya Dari Konsumsi Indomi Terlau Sering

Kanker
Seseorang yang sering makan mi mentah dapat berisiko terkena kanker karena bahan pengawet dan bumbu yang ada pada mi dapat berubah menjadi racun jika dimakan dalam kondisi tanpa melalui proses perebusan. Bahan pengawet tersebut mampu memicu pertumbuhan sel baik dalam tubuh menjadi sel abnormal yang perlahan-lahan berubah menjadi sel kanker.

Gangguan saraf otak
Anak-anak yang mengonsumsi mi instan dalam keadaan mentah dan telah dilakukan selama bertahun tahun dapat berisiko mengalami gangguan pada saraf-saraf otaknya. Kandungan penguat rasa (MSG) dapat merusak jaringan otak dan mempengaruhi daya ingat serta kecerdasan anak-anak. Inilah alasan kenapa para orang tua sangat disarankan untuk menjauhi mi instan sebagai pilihan menu bagi anak-anak yang masih kecil.

Sakit tenggorokan
Makan mi instan mentah secara berlebihan dapat mengiritasi saluran tenggorokan karena zat MSG dan bahan pengawet dapat melekat pada dinding saluran kerongkongan dan menyebabkan gatal, serak, dan batuk-batuk. Tenggorokan yang teritasi akan terus meradang jika makan mi dalam keadaan mentah tidak segera dihentikan.

Kolesterol naik
Memakan mi instan dalam keadaan mentah ataupun direbus setiap hari lebih dari tiga mangkuk dapat menyebabkan peningkatan kolesterol dalam tubuh yang dapat memicu munculnya stroke ringan.

Related posts