Anak Tak Bisa Kerjakan Matematika Ibu Ke UGD

Anak Tak Bisa Kerjakan Matematika Ibu Ke UGD

anekaberita.web.id Seorang anak di Cina tidak dapat melakukan pekerjaan rumah Matematika. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Anak Tak Bisa Kerjakan Matematika Ibu Ke UGD. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Anak Tak Bisa Kerjakan Matematika Ibu Ke UGD

Bagi sebagian orang, matematika bisa jadi sebagai pelajaran yang sangat mengasyikkan. Namun bagi beberapa orang, matematika bisa menjadi momok.Menghitung dan memahami rumus matematika bisa menjadi kesulitan yang susah dipecahkan. Jika sudah demikian, soal matematika akan menjadi horor tersendiri bagi para murid, maupun para orangtua.Seperti kisah yang terjadi di Hubei, China, berikut ini. Menurut laman Asia One, seorang ibu, bernama Xu, dilarikan ke rumah sakit setelah menelan tujuh pil tidur karena frustasi setelah sang anak tak kunjung paham dengan soal matematika.Peristiwa itu terjadi pada 13 Desember 2019. Xu kala itu mengajari matematika anaknya yang baru berusia rujuh tahun.

Xu dan sang suami memang sangat peduli dengan pendidikan sang anak. Selain mengirim sang anak ke bimbingan belajar dan les-lesan, Xu juga memberikan pelajaran tambahan di malam hari.Namun, setelah memberikan penjelasan selama satu setengah jam, sang anak tidak kunjung memahami satu soal matematika. Xu pun menjadi emosi bahkan terlibat pertengkaran dengan anaknya. Sang suami mencoba menengahi mereka.Untuk menenangkan diri, Xu mengambil botol berisi obat penenang dan meminum tujuh butir sekaligus.

Baca Juga : Cetak KTP Lewat Mesin ADM

Overdosis
Karena dosisnya terlalu banyak, Xu pingsan dan dilarikan ke rumah sakit.“ Ini pertama kalinya saya menerima pasien yang overdosis obat tidur karena PR anak,” kata direktur rumah sakit bagian gastroeneterology.Biasanya, kata direktur yang tak disebutkan namanya, pasien yang overdosis obat tidur ini disebabkan oleh perceraian atau keluarga yang retak.Sebutir obat tidur memang berpengaruh kepada sistem saraf pusat dan meningkatkan waktu tidur. Tapi, kalau dikonsumsi berlebihan 10-20 kali lebih sering daripada yang dianjurkan, yang ada malah menimbulkan hypoventilation dan kematian.

Related posts