5 Fakta Pesawat Luar Angkasa

5 Fakta Pesawat Luar Angkasa

anekaberita.web.id – 5 Fakta Pesawat Luar Angkasa, Membicarakan soal teori dan kejadian di luar angkasa bagi sebagian orang memang memusingkan, Karena teori tentang yang terjadi di luar angkasa terkadang sulit kita terima karena berbeda dengan pola kebiasaan yang kita lakukan di bumi.

Maka dari itu kami akan membahas fakta tentang kendaraan luar angkasa tersebut, Pesawat Ulang-alik. Berikut 5 Fakta tentang Pesawat luar angkasa NASA.

  1. Kecepatan
    Saat di orbit, pesawat ulang-alik melakukan perjalanan di sekitar Bumi pada kecepatan sekitar 17.500 mil (28.000 kilometer) per jam. Pada kecepatan ini, kru dapat melihat matahari terbit atau terbenam setiap 45 menit.
  2. Jarak Tempuh Gabungan
    Jarak tempuh gabungan kelima pesawat ini adalah 513.700.000 mil (826.700.000 km), atau 1,3 kali jarak antara Bumi dan Jupiter. Setiap pengorbit, kecuali untuk Challenger, berwisata lebih jauh dari jarak antara Bumi dan matahari.

Baca juga : Planet Gliese 581 c Pengganti Bumi

  1. Penahan Panas
    Sistim pelindung panas pesawat ulang alik atau perisai panas, berisi lebih dari 30.000 ubin yang pada dasarnya terbuat dari pasir. Semua ubin diperiksa secara menyeluruh sebelum lepas landas – mereka adalah alat penting yang memungkinkan pesawat ruang angkasa menahan panas intens saat kembali memasuki atmosfer bumi untuk mendarat. Setelah ubin dipanaskan sampai suhu puncak, ubin bisa dingin cukup cepat, bahkan anda bisa pegang dengan tangan semenit kemudian.
  2. Pesawat Ulang Alik bisa digunakan kembali
    Pesawat luar angkasa milik Amerika Serikat yang digunakan dalam misi penerbangan luar angkasa berawak. Pesawat ulang alik – tidak seperti pesawat luar angkasa lainnya – badan utama pesawat ulang-alik dapat digunakan kembali di lain waktu. Pesawat jenis ini hanya dimiliki oleh NASA, badan antariksa Amerika, dalam beberapa jenis.
  3. Jumlah pesawat ulang alik
    Ada 5 buah pesawat ulang-alik sebenarnya, tapi sisa 3 karena 2 sudah hancur. Pesawat itu adalah Columbia, Challenger, Discovery dan Atlantis. Challenger telah hancur ketika proses peluncuran pada tahun 1986, dan akhirnya dibuat Endeavour sebagai penggantinya. Sedangkan Columbia hancur ketika proses memasuki atmosfer bumi pada tahun 2003.

Related posts